• Kisah Hujan

    Hati, tubuh, jiwa, bisa terganti. Namun tulisan-tulisan kita (kemarin) akan selalu abadi. Entah dimana, di negerinya sendiri.

  • Menerka Hujan

    Percayakah kamu kalau saat hujan turun doa kita lebih bisa terkabul? Jadi kenapa tidak mengubah rindu menjadi doa, lalu semoga semuanya baik saja :)

  • Firasat Hujan

    Di Kota Hujan, kadang karena terlalu dingin, jadi terasa perih.

  • Sajak Hujan

    Puisi-puisiku berlari dalam hujan menuju rindu paling deras; kamu.

  • Senandung Hujan

    Ada senandung Tuhan, dalam tiap tetes hujan. Hujan akan tetap menjadi hujan, nikmat Nya yang tak bisa di dustakan.

  • Kota Hujan

    Hujan tahu kapan harus membasahi kota ini. Hujan juga tahu kapan harus berhenti.

  • Hujan dan Kopi

    Karena aroma secangkir kopi juga sebuah cinta.

  • Dongeng Hujan

    Ada yang percaya bahwa di dalam hujan terdapat lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yang rindu. Senandung rindu yang bisa meresonansi ingatan masa lalu.

Firasat Hujan

Kamis, 24 Juli 2014
Untukmu,

“Kau boleh menjadi langit yang kau suka, aku bisa saja tetap menjadi tanah. Dan kelak, jika langit terlampau tinggi untukmu, tentu aku akan ada untuk setiap air matamu.” Lalu, cinta kita menjadi sesuatu yang tidak sederhana; merawat tiap-tiap luka dengan ketabahan dan doa-doa.


Akhir Juli yang hujan. Mungkin hanya kebetulan, belakangan ini hujan yang diguyur dari atap langit menampar-nampar tanah lebih keras, lebih deras. Makin keras, makin deras.



Sosok berjilbab merah jambu itu masih setia duduk di atas kursi di depan jendela kaca kesayangan, sambil sesekali menatap keluar. Memainkan jemarinya, mengarahkan bekas-bekas embun, menjejakkan kata dari balik jendela kaca berkayu jati dengan susunan alfabetik yang nyaris sempurna. Sejenak pandangan matanya beranjak pada secangkir kopi yang tak lagi mengepul di sudut jendela. Terdengar suara desahan nafas yang sama tiap kali gemericik air hujan di luar sana menjejak pada temaram senja.



"Aku masih di sini."




Bukankah hujan dan kopi itu seperti candu. Saat mereka bersatu, terciptalah sebuah mesin waktu. Kita bisa kembali ke manapun di masa lalu. Menulis bingkai cerita pilu yang larut dalam rintikan sendu, atau pun kisah cinderella dalam tawa di atas kereta kencana.


Alhamdulillah untuk segalanya :)


Read More - Firasat Hujan