• Kisah Hujan

    Hati, tubuh, jiwa, bisa terganti. Namun tulisan-tulisan kita (kemarin) akan selalu abadi. Entah dimana, di negerinya sendiri.

  • Menerka Hujan

    Percayakah kamu kalau saat hujan turun doa kita lebih bisa terkabul? Jadi kenapa tidak mengubah rindu menjadi doa, lalu semoga semuanya baik saja :)

  • Firasat Hujan

    Di Kota Hujan, kadang karena terlalu dingin, jadi terasa perih.

  • Sajak Hujan

    Puisi-puisiku berlari dalam hujan menuju rindu paling deras; kamu.

  • Senandung Hujan

    Ada senandung Tuhan, dalam tiap tetes hujan. Hujan akan tetap menjadi hujan, nikmat Nya yang tak bisa di dustakan.

  • Kota Hujan

    Hujan tahu kapan harus membasahi kota ini. Hujan juga tahu kapan harus berhenti.

  • Hujan dan Kopi

    Karena aroma secangkir kopi juga sebuah cinta.

  • Dongeng Hujan

    Ada yang percaya bahwa di dalam hujan terdapat lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yang rindu. Senandung rindu yang bisa meresonansi ingatan masa lalu.

Pecandu Luka

Selasa, 01 September 2015


"Kamu tau kenapa perempuan lebih senang diam ketika lukanya semakin dalam?
Karena kesedihan tidak pernah punya suara."





Sebuah catatan kecil (jelang) September,


Hujan: “Sebegitu melelahkannya ternyata. Seharian penuh memaksakan diri untuk tertawa.”

Senja: “Hahaha. Ternyata kamu masih pintar bermain kamuflase dengan luka.”

Hujan: “Iya.”

Senja: “Sudah kubilang kan, belajarlah menikmati senja. Sederhana saja, aku akan menggenggammu ketika malam begitu gulita.”

Hujan: “Iya, sudah. Aku belajar melukis jingga pada setiap senja. Aku mulai berani melangkah dalam gelap.”

Senja: “Lalu sekarang, coba hentikan cangkir-cangkir kopimu perlahan. Sederhana saja, aku akan mengajarimu minum teh dengan meletakkan gula pada tiap tegukannya.”

Hujan: “Iya. Belakangan, aku semakin jarang minum kopi. Terimakasih, ya. Tapi kamu tahu sesuatu?”

Senja: “Apa?”

Hujan: "Sekarang kamu juga jauh lebih pintar.”

Senja: “Pintar apa?”

Hujan: “Pintar melukaiku.”



*Kamu tahu kenapa aku kurang suka waktu senja? Karena pada senja, kita selalu banyak menitipkan luka.

Read More - Pecandu Luka